Cerpen Kayon Buyut
KAYON BUYUT Keletihan diseluruh tubuh, membuatku ingin cepat cepat sampai di rumah, membayangkan betapa empuknya kasur dirumahku. Langkah semakin ku percepat agar dapat segera sampai dirumah, setibanya aku dirumah, aku mengetuk pintu rumah dengan sangan kencang, namun tidak ada seorangpun yang menyahut ketukanku. pintu rumahku terkunci, jendela – jendela juga tertutup rapat, akhirnya aku memutuskan untuk tidur di halaman rumah dengan berselimut sarung. Kayon buyut hilang ! Kayon hilang ! Tolong !. “Hahhh ?!!?” aku terbangun dengan kondisi terkejut dan setengah sadar. “Kayon buyut hilang ??!” Aku terbangun dan langsung mencari tahu apa yang sebenanrnya terjadi, “Aku ingat seorang penari ronggeng yang tadi malam menari berasama di balai desa, aku semakin curiga pada mereka, ah tapi tidak mungkin mereka mencurinya, aku kan si Pekacar yang bertugas menyapu, membersihkan kabuyutan desa Smara, aku tak melihat mereka mendekati kayon buyut tadi malam,tapi sang pencuri aslinya ?” . S...